Cari Blog Ini

Kamis, 29 Mei 2014

Bardet-Biedl Syndrome (BBS)

BBS pertama kali dilaporkan oleh Laurence dan Moon pada tahun 1866. Mereka mengatakan bahwa BBS ditandai dengan Obesitas, gangguan visual dan disabilitas mental. Kemudian Bardet dan Biedl pada tahun 1920an secara terpisah melaporkan hal yang sama, tetapi Bardet dan Biedl menambahkan ciri polidaktili dan hipogenitalisme. Sejak penambahan oleh Bardet dan Biedl ini banyak laporan yang dipublikasikan mengenai penyakit BBS. 

Saat ini telah dibuat Kriteria Mayor dan Minor untuk BBS. Kriteria Mayor merupakan tanda yang paling umum dan dipakai dasar dalam menegakkan diagnosis BBS. Adapun kedua kriteria tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Kriteria Mayor : degenerasi retina, obesitas, hipogonadisme, polidaktili, disfungsi renal dan retardasi mental.
  2. Kriteria Minor : Gangguan neurologis (ataxia), gangguan bicara dan pertumbuhan, abnormalitas kraniofasial, gangguan pendengaran, diabetes melitus, hipertensi, gangguan metabolik, abnormalitas kardiovaskuler, defek hepar, dan Hirschprung Disease.
.Rujukan 
Zaghloul NA, Katsanis N, 2009, Mechanistic insights into Bardet-Biedl syndrome, a model ciliopathy, J. Clin. Invest. 119:428–37 http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2648685/

Referensi Acne


  1. Acne Vulgaris http://www.kalbemed.com/Portals/6/203_CME-Acne%20Vulgaris.pdf
  2. Acne Vulgaris http://emedicine.medscape.com/article/1069804-overview#showall
  3. an Up date on the Pathogenesis and Management of Acne Vulgaris http://piel-l.org/blog/wp-content/uploads/2011/04/hormonas-and-acne.pdf
  4. Pathogenesis of Acne Vulgaris  http://www.dannemking.com/newsletter/FaceFact/Pathogenesis%20of%20acne%20vulgaris.pdf
  5. The Association of Acne Vulgaris with Diet http://www.cutis.com/fileadmin/qhi_archive/ArticlePDF/CT/088020084.pdf
  6. Study of Psychological Stress, Sebum Production and Acne Vulgaris in Adolescent  http://www.medicaljournals.se/acta/content/?doi=10.2340/00015555-0231
  7. Acne Vulgaris a Diseases in Western Society http://archderm.jamanetwork.com/article.aspx?articleid=479093 
  8. Acne Vulgaris Treatment http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3088940/
  9. Review : Delivery of Pharmaceutical Agents to Treat Acne Vulgaris : Current Status and Perspective  http://jmbe.bme.ncku.edu.tw/index.php/bme/article/viewFile/1269/897

Referensi Rhinitis


  1. Influenza Report http://www.influenzareport.com/influenzareport.pdf
  2. Influenza http://emedicine.medscape.com/article/219557-overview#showall
  3. Diagnosing Rhinitis : Allergic vs Non Alergic http://www.aafp.org/afp/2006/0501/p1583.pdf
  4. Treatment of Common Cold in Children and Adult http://www.aafp.org/afp/2012/0715/p153.pdf
  5. Zinc for the Treatment of the Common Cold : a Systematic Review and Metaanalysis of RCT http://www.cmaj.ca/content/184/10/E551.full.pdf+html
  6. Echinacea for Treating Common Cold : a RCT http://annals.org/article.aspx?articleid=746567
  7. Allergic Rhinitis http://emedicine.medscape.com/article/134825-overview#showall
  8. Optimizing The Management of Alergic Rhinitis an Australian Prespective https://www.mja.com.au/journal/2005/182/1/optimising-management-allergic-rhinitis-australian-perspective
  9. Rhinitis http://www.bsaci.org/resources/rhinitis
  10. Rhinitis Vasomotor http://library.usu.ac.id/download/fk/tht-andrina.pdf
  11. Vasomotor Rhinitis http://www.aafp.org/afp/2005/0915/p1057.pdf
  12. Rhinitis Sicca, Dry Nose and Rhinitis Atropicans http://www.skycapproducts.com/research/drynose.pdf
  13. Pharmacotherapy of Non Alergic Rhinitis http://emedicine.medscape.com/article/874171-overview#showall

Selasa, 27 Mei 2014

Dekstrometorfan Seabagi Adjuvant Pengobatan Nyeri

Dekstrometorfan Hbr (DMP) adalah obat batuk non narkotik yang bekerja sentral dengan struktur kimia mirip dengan levorphanol (sebuah opoid morfin). Meskipun DMP mempunyai afek anti nyeri yang lemah dengan cara menghambat reseptor nikotinik dari asetil kolin (nACHR), tetapi DMP terbukti bekerja secara sinergitik dengan analgesik morfin. (Damaj MI, Flood P, Ho KK, May EL, Martin BR 2004).

Rujukan
Damaj MI, Flood P, Ho KK, May EL, Martin BR 2004, Effect of Dextrometorphan and Dextrorphan on Nicotine and Neuronal Nicotinic Receptors: In Vitro and in Vivo Selectivity, J Pharmacol Exp Ther, 312(2), 780-5 http://jpet.aspetjournals.org/content/312/2/780.full.pdf+html

Referensi Umum Tentang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin


  1. Atlas Kulit http://www.medicine.uiowa.edu/dermatology/diseaseimages/
  2. Dermatology Article http://emedicine.medscape.com/dermatology

Struktur Toll Like Receptor

TLR merupakan glikoprotein transmembran integral tipe I yang memiliki bagian eksraseluler, transmembran dan bagian intraseluler. Tersusun atas 780-1100 asam amino dan dari sejumlah asam amino tersebut ± 80 % nya terletak dibagian ekstraseluler.
Domain ekstraseluler TLR berbentuk seperti sepatu kuda dengan tempat pengikatan ligan berada pada bagian concave. Bagian ekstraseluler mengandung 19-25 motif LRR (Leucine Rich repeat), tiap LRR tersusun atas 24-29 asam amino dengan motif XLXXLXLXX (L: Leusin, X: asam amino yang lain). Masing-masing LRR memiliki β strand yang dihubungkan dengan α helix melalui loops.
Domain intraseluler TLR  disebut dengan TIR (Toll/Interleukin Reseptor) domain. Bagian ini tersusun atas 5 β strand yang dikelilingi oleh 5 α helix. Pada dasarnya, TIR domain terbagi menjadi 3 bagian yakni boks 1,2 dan 3 yang berperan penting dalam proses signaling. Boks 2 TIR domain tersusun atas asam amino dengan motif RDxψ1ψ2G (ψ: residu hidrofobik, X: asam amino yang lain). Adapter protein terikat oleh TIR domain pada boks 2 saat terjadi aktifasi TLR, sehingga proses signaling dapat terjadi.

Domain ekstraseluler dihubungkan dengan domain intraseluler oleh transmembran helix tunggal. 

Referensi Otitis Media


  1. Otitis Media http://emedicine.medscape.com/article/994656-overview#showall
  2. Acute Otitis Media http://emedicine.medscape.com/article/859316-overview
  3. Chronic Suppurative Otitis Media http://emedicine.medscape.com/article/859501-overview#showall
  4. Komplikasi Intratemporal dan Intrakranial pada Otitis Media Akut Anak http://www.perhati.org/wp-content/uploads/2011/11/Final-edit-nadya-Komplikasi-intratemporal-dan-intrakranial1.pdf
  5. Metabolisme Hidrogen Peroksida dan Peranannya Pada Infeksi Telinga http://www.perhati.org/wp-content/uploads/2011/11/Metabolisme-hidrogen-perokside.pdf
  6. Penggunaan Tetes Telinga Serum Autologous dengan Amnion untuk Penutupan Perforasi Membran Timpani http://jurnal.fk.unand.ac.id/articles/vol_1no_1/45-52.pdf